Masalah Penelitian Kuantitatif

    Masalah Penelitian Kuantitatif

    Masalah Penelitian Kuantitatif. pada intinya penelitian itu dilaksanakan dengan maksud untuk memperoleh data yang antara lain digunakan buat memecahkan suatu permasalahan. tiap analisis yang dilaksanakan dituntut selalu harus berangkat dari permasalahan. menurut Emory (1985) menjelaskan jika baik penelitian yang memiliki sifat murni atau implementasi/terapan, semua berawal dari permasalahan, cuman penelitian implementasi yang hasil dari penelitiannya bisa langsung di pakai dalam pembuatan keputusan.

    Jadi tiap penelitian yang akan dilaksanakan bermulaan dari permasalahan, meskipun dalam realitanya dalam penentuan masalah penelitian sebagai hal yang paling sulit dalam suatu proses penelitian. jika pada suatu penelitian telah mendapati permasalahan yang betul-betul permasalahan, sebenarnya penelitian itu dapat disebut 50% sudah usai. oleh karena itu penemuan masalah dalam penelitian sangat tidak gampang, namun sesudah masalah penelitian didapat maka pekerjaan penelitian akan segera bisa dilaksanakan.

    Baca juga : Proses Penelitian Kuantitatif

    Sumber Masalah Penelitian

    Masalah Penelitian bisa di definisikan sebagai penyelewengan di antara yang semestinya dengan yang betul-betul terjadi, di antara teori dan praktik, di antara ketentuan dan penerapan, di antara gagasan dan penerapan.

    menurut stonner (1982) jika beberapa masalah bisa dijumpai atau bisa dicari jika ada penyelewengan antara pengalaman dengan realita, apa yang sudah di perencanakan dengan realita, ada aduan dan ada persaingan.

    Baca juga : Rumusan Masalah Penelitian Kuantitaitf

    1. Ada penyelewengan di antara pengalaman dengan realita 

    orang yang umumnya menulis dengan mesin tulis manual harus tukar dengan mesin computer, maka tampil permasalahan. apa permasalahannya hingga memerlukan perubahaan.

    2. Ada penyelewengan di antara apa yang sudah direcanakan dengan realita

    suatu gagasan yang sudah di tentukan tetapi hasilnya tidak sesuai arah dari gagasan itu, karena itu pasti jadi permasalahan dalam prosesnya. apa masalahnya hingga apa yang sudah diperkirakan tidak hasilkan realita. jadi untuk mendapati permasalahan bisa didapat dengan menyaksikan dari ada penyelewengan di antara diperkirakan dengan realita.

    3.  Ada Aduan

    dalam satu perusahaan yang semula tenang tidak ada permasalahan, rupanya sehabis ada pihak tertentu yang mengadukan produk atau servis yang diberi, maka muncul permasalahan dalam perusahaan itu.

    4. Ada Persaingan

    adanya saingan kerap bisa memunculkan permasalahan besar, jika tidak bisa memakainya untuk kerja sama.

    Dalam proposal penelitian, tiap permasalahan harus di tunjukkan dengan data. data permasalahan bisa didapat dari hasil penilaian pendahuluan pada hasil penelitian seseorang, atau dari hasil dokumentasi, data yang dipakai harus yang ter terbaru, komplet dan tepat. jumlah data permasalahan yang dituangkan tergantung dalam jumlah variabel penelitian. seumpama penelitian memakai 6 variabel karena itu data permasalahan yang dituangkan minimum 6 variabel. tanpa adanyanya data dalam penelitian maka masalah penelitian tidak dipercayai.

    LihatTutupKomentar