Pentingnya Integritas Dalam Menjalankan Bisnis Sampai Meraih Kesuksesan

    Pentingnya Integritas Dalam Menjalankan Bisnis Sampai Meraih Kesuksesan

    pentingnya integritas dalam bisnis

    Hampir semua orang lebih suka jadi pewirausaha. Jadi wiraswastawan atau pelaku bisnis dipandang langkah yang terbaik dan cepat untuk capai kebebasan waktu dan keuangan. Realitanya memang sumber pendapatan beberapa orang paling kaya di dunia 74 % berawal dari menjalankan bisnis.


    Tapi berdasar statistik, kurang dari 20 % pelaku bisnis sukses melalui tahun kelima. Sebuah peribahasa arif menjelaskan, "Bukan masalah kalah atau menang, tetapi bagaimana Anda mainkan usahanya." Maknanya memang tidak gampang jalankan sebuah bisnis, karena tidak cuman perlu modal keuangan atau psikis, tetapi kekuatan agar menjalankan bisnis secara baik sampai meraih kesuksesan dan memiliki integritas. Berikut beberapa kekuatan yang perlu dipunyai untuk menjaringkannya.


    Kekuatan pertama kali yang harus dipunyai untuk jalankan sebuah bisnis ialah bertanggungjawab untuk menyuguhkan produk atau layanan yang berkualitas dan memberikan faedah yang maksimal pada customer. Hal tersebut akan melahirkan keadaan di mana pelaku bisnis dan customer sama memperoleh apa yang diharapkan dan sama-sama diuntungkan. Hingga untuk memperoleh keuntungan yang semakin besar dan bisnis bertahan sampai berjangka panjang, karena itu seorang pelaku bisnis harus juga bertanggungjawab untuk menyuguhkan produk dan servis yang lebih bagus juga.Seperti Michael Porter pernah berbicara,"Taktik menuntut opsi. Anda harus putuskan nilai apa yang akan Anda suguhkan, dan ke siapa nilai itu akan Anda suguhkan. Anda tidak bisa menyuguhkan semua nilai ke seluruh orang."


    Kekuatan yang ke-2 ialah kekuatan membaca kesempatan atau resiko yang terhitung atau tidak. Kekuatan membaca kesempatan sebagai kelebihan alami yang dipunyai dengan seorang pelaku bisnis sejati. Kekuatan itu sudah pasti tidak dipunyai dengan seorang profesor sekalinya yang cuman kuasai pengetahuan ekonomi secara teori.


    Kekuatan ke-3 ialah kekuatan berlaku jujur dan jadi diri kita, karena tiap pelaku bisnis sebagai pesan dari bisnis yang dia lakukan. Kejujuran jadikan customer atau investor sebagai sisi penting dari bisnis berasa nyaman dan aman dan nikmati rutinitas bisnis dengan pelaku bisnis itu. Hal tersebut akan tumbuhkan kesetiaan, keyakinan, dan jalinan yang kuat sama mereka. Dalam kata lain, rekam jejak kejujuran yang dipunyai dengan seorang pelaku bisnis dalam menyuguhkan produk atau layanan sebagai factor pemasti apa nanti dia akan sukses meningkatkan usahanya atau mungkin tidak.


    Seterusnya, seorang pelaku bisnis yang sukses tentu memiliki keberanian memutuskan atau beberapa tindakan bisnis meskipun cuman memperoleh beberapa info dan bukan kisah secara terinci. Memang tiap keputusan atau beberapa tindakan bisnis selalu memiliki kandungan risiko, misalkan pengembangan produk atau layanan yang dikeluarkan diterima atau ditampik oleh pasar. Bila bisnis cukup memberikan keuntungan, pasti memiliki kandungan risiko yang semakin besar juga. No pain, no gain. Sebuah bisnis cuman akan berjalan pada tempat atau bahkan juga remuk tanpa keberanian memutuskan. Kekuatan yang lain harus dipunyai ialah jadikan bisnis yang ditelateni sebagai suatu hal yang membahagiakan. Kehidupan kita telah sarat dengan bermacam hal yang serius. Hingga manusia condong lebih berkesan pada segala hal yang memiliki sifat membahagiakan dan menarik.


    Berikut beberapa contoh hal membahagiakan yang bisa diterapkan di dalam bisnis; memberi diskon atau extra produk khusus bila sukses kumpulkan point tertentu. Contoh yang lain ialah berbentuk surprise yang memikat dalam waktu periode tertentu. Mengirim surat tanda terima kasih atau perkataan selamat sebagai hal yang membahagiakan sekalian menghargakan seseorang. Customer yang terima surprise tentu berasa suka. Itu sebagai keunikan yang unik. Bila seorang pelaku bisnis sanggup melakukan, bisa ditegaskan usahanya akan berkembang cepat. Karena apa yang kita beri itu nanti yang bakal kita terima.


    Seorang pelaku bisnis harus juga memiliki kekuatan memanajemen, minimal kekuatan management dasar. Menjalankan bisnis harus didasari oleh management bisnis dan keuangan yang bagus. Bila management yang dia aplikasikan lumayan baik, teratur dan disiplin, karena itu segala hal atau mekanisme yang terkait dengan customer, mitra, atau relasi akan berjalan baik juga. Hingga, semua komponen yang berkaitan berasa senang dan suka menjalankan bisnis dengannya.


    Kecuali mempunyai kekuatan management bisnis dan keuangan, seorang pelaku bisnis sebaiknya memiliki kekuatan memanajemen waktu, terutamanya pada awal bisnis digerakkan yang bakal kuras beberapa waktu. Kecuali konsentrasi ke pekerjaan, seorang pelaku bisnis tidak boleh lupa memberi waktu dan perhatian pada keluarga. Minimnya perhatian pada keluarga bisa memacu perselisihan dan selanjutnya memengaruhi keadaan emosional dan peraturan bisnis yang diambil.


    Menjadi seorang pelaku bisnis yang sukses harus memiliki kekuatan kuasai ilmu dan pengetahuan dan info mengenai segala hal yang terkait dengan usahanya. Ilmu dan pengetahuan dan info memungkinkannya seorang pelaku bisnis sanggup lakukan dan nikmati kreasi, misalnya: membuat pengembangan produk baru, atau lakukan beberapa langkah buat memperhitungkan rintangan, teknik produksi yang mempunyai tujuan untuk tingkatkan omset. Ilmu dan pengetahuan dan info selanjutnya benar-benar menolong pelaku bisnis untuk membaca kesempatan yang memberikan keuntungan, memperhitungkan ketidakberhasilan dan membuat daya magnet khusus dan unik untuk usahanya.


    Seorang pelaku bisnis harus juga sanggup sampaikan pesan mengenai kelebihan produk lewat iklan atau promo. Iklan atau promo mengenai produk atau layanan yang bagus minimal sebaiknya terang, gampang dipahami dan memiliki kandungan elemen komedi. Jika memang perlu seorang pelaku bisnis sediakan contact servis, hingga tiap orang yang turut serta dengan usahanya bisa berbicara secara jelas. Cara barusan benar-benar mempermudah usaha pelaku bisnis memancing beberapa orang untuk memakai layanan atau produk yang ditawarkan.


    Bila pelaku bisnis itu terhitung seorang pebisnis yang memiliki pegawai lumayan banyak, karena itu dia harus sanggup jadi pimpinan sebuah team. Maknanya, dia harus sanggup membuat budaya yang bagus di lingkungan pekerjanya hingga produk dan service yang dibuat berkualitas khusus. Contoh budaya positif salah satunya ialah tersenyum saat layani, produk berkualitas, garansi, dan lain-lain.


    Semua kekuatan itu pasti tidak langsung dipunyai dengan seorang pelaku bisnis. Kemungkinan ada orang yang memiliki talenta alami dan mempunyai beberapa dari beberapa kekuatan di atas. Tapi tidak tutup peluang tiap orang antara kita kuasai semua kekuatan itu, mempunyai bisnis yang berintegritas dan capai pucuk kemasyhuran bila kita coba mengaplikasikannya dikit demi sedikit. Selamat menjalankan bisnis.

    LihatTutupKomentar