Proses Penelitian Kuantitatif

    Proses Penelitian Kuantitatif

    proses penelitian kuantitatif dalam buku prof. Dr. Sugiyono yang berjudul metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. di gambarkan sebagai berikut:

    setiap penelitian selau berawal dari masalah, namum masalah dalam penelitian kuantitatif berbeda dengan masalah penelitian kualitatif. dalam penelitian kuantitatif masalah yang di bawa seorang peneliti harus sudah jelas, sedangkan masalah dalam penelitian kualitatif masih bersifat sementara, dan akan berubah atau berkembang setelah peneliti terjun memasuki lapangan.

    setelah masalah sudah di temukan dan di indentifikasi selanjutnya masalah tersebut dirumuskan menjadi rumusan masalah yang pada umumnya berupa kalimat pertanyaan. dengan kalimat pertanyaan tersebut maka akan dapat memandu peneliti untuk kegiatan penelitian selanjutnya.

    Baca juga : Masalah dalam Penelitian Kuantitatif

    dari rumusan masalah tersebut maka seorang peneliti dapat menggunakan berbagai teori untuk menjawabnya. jadi teori dalam penelitian kuantitatif ini untuk menjawab rumusan masalah penelitian yang di sebut dengan hipotesis. jadi hipotesis adalah jawaban sementara dari rumusan masalah penelitian.

    Baca Juga : Rumusan Masalah Penelitian Kuantitatif

    hipotesis yang masih sementara tersebut kemudian selanjutnya di buktikan kebenaranya secara empiris atau nyata. untuk itu peneliti melakukan pengumpulan data pada suatu populasi tertentu yang telah di tetapkan oleh peneliti. bila populasinya besar dan peneliti memiliki keterbatasan dana, waktu dan tenaga maka peneliti dapat menggunakan sampel data dari populasi. jika peneliti bermaksud membuat generalisasi, maka sampel yang diambil harus representatif dengan random sampling.

    penelitian adalah mencari data yang teliti dan akurat. maka dari itu serang peneliti perlu menggunakan instrumen penelitian. agar instrumen penelitian dapat dipercaya ke absahannya maka harus dilakukan dengan uji validitas dan relibiabilitasnya.

    setelah intrumen penelitian telah teruji validitas dan reliabilitasnya maka dapat di gunakan untuk mengukur variabel penelitian. instrumen untuk pengumpulan datanya ada 2 macam yaitu yang berbentuk teks atau yang berbentuk bukan teks. untuk yang berbentuk bukan teks dapat digunakan sebagai pedoman observasi, kuesioner, dan wawancara. sedangakan yang berupa teks dapat berupa wawancara, observasi dan kuesioner.

    Data yang telah terkumpul selanjutnya dianalisi untuk menjawab rumusan masalah dan hipotesis penelitian. dalam penelitian kuantitatis analisis data yang digunakan berupa analisis data statistik deskriptif dan data statistik induktif (statistik parametris dan statistik nonparametris). penggunaan statistik induktif pada saat peneliti menggunakan sampel yang di ambil secara random.

    Data yang telah di analisis selanjutnya diberikan pembahasan, penyajian data menggunakan tabel;tabel distribusi frekuensi,grafik;grafik batang,garis,piechart (diagram lingkaran) serta pictogram. pembahasan ini merupakan penjelsan yang mendalam dan interprestasi terhadp data yang di sajikan.

    Setelah hasil dari penelitian sudah di berikan penjelasanya, maka selanjutnya disimpulkan. kesimpulan yang artinya berisi tentang jawaban singkat dari rumusan masalah yang berdasarkan data yang telah tekumpul. dan selanjutnya diberikan saran-saran karena pada dasarnya penelitian itu bertujuan untuk memecahkan masalah. saran disini harus berdasarkan dengan kesimpulan penelitian.

    Apabila hipotesis penelitian tidak terbukti maka perlu di cek apakahah ada yang salah dalam pengambilan teori,intrumen,pengupulan, analisa data, ataupun rumusan masalahnya.

    LihatTutupKomentar